Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

{ Epik} BINTANG YANG REDUP CAHAYANYA

Gambar
Aku adalah sebuah bintang yang redup sinarnya,
cahayaku kalah terang di bandingkan bintang bintang lain yg ada disekitarku.
Maka tak ada seorangpun yang melihatku,apalagi mengakui keberadaanku.
Suatu hari,datang sebuah bintang yg begitu terang.dia mengulurkan tangan di iringi senyuman.
Dia bintang pertama yang melihatku,mengakuiku,disaat seluruh dunia tak memandang kehadiranku.
Bersamanya aku menjadi bintang yg paling terang,cahayaku melampaui bintang-bintang yg lainnya.sinarku begitu cemerlang,tak ada lagi yg mampu menutup mata atas kehadiranku.mereka semua mengakuiku.
Tapi itu dulu,bertahun yg lalu.
Kini,sinarku kembali meredup.
Bukan karena tak adalagi yg melihatku.
Justru karena terlalu banyak bintang yg berada di dekatku,sehingga cahaya mereka mengalahkan cahayaku.
Aku tak butuh banyak bintang di dekatku,aku hanya butuh satu bintang di sampingku.yang mampu membuatku kembali bersinar terang.bukan terpuruk dalam benderang.

my favourite musik

Dialog Muslim dan Nasrani

Nasrani : “Boleh bertanya? Mengapa Rasul anda menikahi 11 atau 12 orang wanita? Ini menunjukkan bahwa ia adalah orang yang suka mengumbar nafsu (seks).”

Muslim : "Pertama, Tolong beritahu saya, orang yang menikah karena nafsu (seks) akan memilih gadis atau janda?"

Nasrani : "Ia akan memilih gadis."

Muslim : “Wanita pertama yang dinikahi Rasulullah adalah Khadijah binti Khuwailid yang berstatus janda dan berusia 40 tahun.
Kedua, pada usia berapakah nafsu seksual meledak-ledak?"

Nasrani : "Kurang lebih mulai dari usia 16 tahun sampai 40 tahun, sebagai usia kesempurnaan bagi kejantanan dan kematangan akal."

Muslim : "Rasul kami tidak menikah dengan wanita lain setelah Khadijah, kecuali setelah usia beliau mencapai 50 tahun. Jadi, masalahnya adalah untuk kepentingan penetapan syari’at dan hikmah, bukan syahwat/nafsu.”

Nasrani : "Baiklah... Jika bukan syahwat, kenapa harus menikahi wanita sebanyak itu, 11 atau 12 wanita? Kenapa…

{Puisi} BERI AKU WAKTU SEHARI LAGI

Tuhan… Jika boleh aku meminta Kumohon, Beri aku waktu satu hari lagi Aku masih ingin melihat cahaya matahari Hanya satu hari Agar aku dapat melihat senyum lebih banyak lagi Tuhan… Bila ajalku dapat ditangguhkan Beri aku satu hari lagi Untuk bertobat memohon ampunanMu Aku masih ingin bersujud menyembahMu Beri aku waktu satu hari lagi Untuk menegakkan kaki – kaki ini Berjalan menuju rumahMu Beri aku satu hari lagi Untuk menatap orang – orang yang kucintai Beri aku satu hari lagi Untuk mencium aroma wangi Anggrek dan juga Lili Beri aku satu hari lagi Untuk menuliskan kisahku ini Sebelum aku pergi MenemuiMu di tempat yang abadi

Resensi Buku ( Moga Bunda Di sayang Allah )

Gambar